Kesaktian Nyi Mas Gandasari Cirebon

Sunan Gunung Jati akhirnya memerintahkan Nyi Mas Gandasari untuk mengemban misi telik sandi, menyusup ke Kerajaan Galuh. Nyi Mas Gandasari berhasil menyusup ke Kerajaan Galuh. Bahkan Nyi Mas Gandasari berhasil mencuri pusaka Kerajaan Galuh yang menjadi kekuatan pertahanan Kerajaan Galuh tersebut untuk diserahkan kepada Sunan Gunung Jati. Bahkan dalam serangan besar pasukan gabungan dari Cirebon, Kuningan dan Demak, Nyi Mas Gandasari membantu menyeberangkan pasukan gabungan pada sungai yang menuju Kerajaan Galuh.

makam nyimas gandasari
Sumber : Kaskus

Nyi Mas Gandasari

Kalau anda berkunjung ke Cirebon, cobalah mampir ke Stasiun Prujakan. Cobalah tanyakan, apa nama jalan di depan Stasiun Prujakan itu. Sebagian besar akan menjawab “Jalan Kembar”, lainnya akan bilang “Jalan Nyi Mas Gandasari”. Mana yang benar? Anda bisa menuju ke lokasi menggunakan mobil pribadi atau memakai jasa rental mobil cirebon

Keduanya benar. Beberapa nama jalan, merupakan pengingat suatu peristiwa yang dulu pernah terjadi di daerah tersebut (baca “Karanggetas dan Kali Sukalila” dan “Syarif Syam Adalah Syekh Magelung Sakti”). Sebagian lainnya adalah inisiatif Pemda yang saat itu memerintah. Saya tak tahu pasti, kenapa dinamakan “Jalan Kembar”. Beberapa ruas jalan kemudian dirubah kembali menjadi nama-nama tokoh yang berkaitan dengan sejarah Cirebon dan Sunda. Salah satunya adalah “Jalan Nyi Mas Gandasari” tersebut.

Nama Nyi Mas Gandasari sangat dikenal dalam cerita, babad, legenda dan dongeng di kalangan masyarakat Cirebon. Bahkan Sintren Cirebon pun kadang disebutkan dirasuki oleh roh Nyi Mas Gandasari.

Nyi Mas Gandasari terkenal akan kecantikan dan kesaktiannya. Namun sesungguhnya ilmu agamanya yang paling bagus. Nyi Mas Gandasari dikenal pula dengan sebutan Nyi (Mas) Ratu Gandasari atau Nyi Ratna Gandasari. Namun bila ditelusuri asal-usulnya, banyak sekali versi yang beredar, bahkan lebih banyak yang menyerupai fiksi.

Dalam Film “Nyi Mas Gandasari” (diperankan oleh Farah Dina), disebutkan bahwa Nyi Mas Gandasari adalah anak dari Ki Gedeng Selapandan (diperankan oleh R. Mochtar). Sinopsis dapat dilihat disini . Namun banyak versi yang menyatakan bahwa Ki Gedeng Selapandan hanyalah ayah angkat.

Kemunculan nama Nyi Mas Gandasari dalam sejarah Cirebon erat kaitannya dengan misi menundukkan Kerajaan Galuh (kerajaan Hindu bawahan Pajajaran), yang merasa terusik dengan berdirinya Kesultanan Cirebon. Apalagi dinyatakan oleh Pangeran Cakrabuana, bahwa Cirebon adalah penerus resmi Pajajaran.

Sebenarnya, Prabu Sri Baduga atau Prabu Siliwangi (Raja Kerajaan Pajajaran), telah melegitimasi kedaulatan Pakuwuan Cirebon, sejak Raden Walangsungsang bergelar Pangeran Cakrabuana diberi gelar lain oleh Prabu Sri Baduga sebagai Prabu Sri Mangana. Walangsungsang adalah pendiri Keraton Pakungwati, sebagai pusat pemerintahan Pakuwuan yang berdaulat bernama Nagari Carubanlarang atau Cerbon, sebelum menjadi Kesultanan Cirebon pada masa Sunan Gunung Jati.

Dan sesungguhnya, Ki Gedeng Selapandan adalah nama lain dari Pangeran Cakrabuana juga, yang menjadi sesepuh atau wiku di wilayah Panguragan. Pangeran Cakrabuana memang dikenal memiliki nama yang berbeda di beberapa tempat. Bahkan disebutkan memiliki ilmu dapat merubah wujud, yaitu mencala putra mencala putri.

Kerajaan Galuh (pada masa Prabu Cakraningrat) merasa terusik, karena wilayah Kuningan kemudian menyatakan di bawah kekuasaan Kesultanan Cirebon, dan menolak memberi upeti lagi kepada Kerajaan Galuh. Sementara Indramayu, yang dipimpin Adipati Raden Arya Wiralodra, memainkan peranan agen ganda. Tetap di bawah kekuasaan Galuh namun membantu Cirebon dalam penyebaran agama Islam.

Ketika akhirnya pecah perang antara Kerajaan Galuh dan Kesultanan Cirebon, Kesultanan Demak Bintara turut membantu Kesultanan Cirebon. Bahkan Sultan Trenggana sendiri yang maju memimpin pasukan Kerajaan Demak Bintara.

Namun, kekuatan pasukan Adipati Kuningan, Arya Kemuning, yang dibantu pasukan Kesultanan Demak Bintara, tak mampu menembus pertahanan Kerajaan Galuh.

Sunan Gunung Jati akhirnya memerintahkan Nyi Mas Gandasari untuk mengemban misi telik sandi, menyusup ke Kerajaan Galuh. Nyi Mas Gandasari berhasil menyusup ke Kerajaan Galuh. Bahkan Nyi Mas Gandasari berhasil mencuri pusaka Kerajaan Galuh yang menjadi kekuatan pertahanan Kerajaan Galuh tersebut untuk diserahkan kepada Sunan Gunung Jati. Bahkan dalam serangan besar pasukan gabungan dari Cirebon, Kuningan dan Demak, Nyi Mas Gandasari membantu menyeberangkan pasukan gabungan pada sungai yang menuju Kerajaan Galuh.

Sumber : Dodi Nurdjaja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *