Reuni Perak FKGUI “91 Goes to Cirebon

Reuni Perak FKGUI “91 Goes to Cirebon

 

Traveling Cirebon – Hari ini Sabtu, 29 Juli 2017, melihat gelagat cuaca yang panas menyengat, tampaknya musim penghujan sudah beranjak menjauh dari kota tua ini. Tak seperti hari pada umumnya, hari ini kebetulan aku ditugaskan oleh agensi sahabatku untuk menemani para wisatawan domestic yang akan melakukan City Tour ke kota ini, maka pagi itu pukul 8 lebih aku sudah tiba di stasiun kejaksan kota Cirebon untuk menyambut mereka, meski sebenarnya argo muria dari Jakarta baru tiba pukul sepuluh kurang, tapi salah seorang dari rombongan ternyata berangkat dari kota berbeda, ya, Semarang, dan dia tiba pukul 09.00. Kepentingan lainnya adalah aku sebagai tour leader belum mengecek segala perlengkapan yang katanya sudah dititipkan di bus yang ternyata ketika pukul setengah 9 pagi itu aku tiba di stasiun busnya memang belum datang, jadilah acara tungu menunggu yang membosankan dimulai. Membunuh sepi, aku memesan segelas kopi di kafetaria depan stasiun bersama salah seorang pramuwisata senior yang rupanya hari itu dapat job juga. Hari itu rupanya memang hari istimewa untuk kota udang, tak kurang pagi itu kulihat 12 travel agensi ada disana untuk menyambut tamu dan klien mereka, waaaw…bisnis pariwisata rupanya mulai menggeliat dan menjamur di kota kecil ini.

FKGUI 91 Tour Cirebon 1

Tak kurang 20 menit kemudian bus pesanan kami yang merupakan mitra terpercaya perjalanan wisata kami selama ini, Suryaputra Adipradana atau biasa kami sebut SPA muncul batang grillnya (bus tak punya hidung soalnya),setelah cuap-cuap berkoordinasi dengan driver kita kali ini, aku tinggal menunggu kedatangan rombongan tamu yang berasal dari para alumni FKG UI jebolan tahun 91. Pak Eka – driver SPA kami membantuku merapikan kembali bus serta ia mengecek mesin supaya benar-benar siap, katanya pagi itu ia langsung berangkat dari bandung untuk mengambil unit yang akan kami pakai saat ini dikarenakan Biro Cirebon sudah kehabisan armada, sebenarnya kami maklum karena sisa armadanya pun travel agent kami yang pakai..hehe..

Kereta memang jarang telat, sekitar pukul 09.00 tamu pertama kami yang dari Semarang tiba sesuai jadwal, ibu prili namanya,  beliau khusus datang untuk berwisata nostalgia bersama kawan-kawan lamanya dari FKGUI 91. Tak lupa ibu prili memberikan kami reminder bahwa ia harus pulang ke semarang pukul 17.30 katanya.

FKGUI 91 Tour Cirebon 2

Well, singkat cerita pukul 10 tiba tanpa terasa dengan adanya obrolan hangat bersama kru SPA yang ramah, para tamu hadir sesuai jadwal. Selesai berkenalan dan foto-foto perdana di stasiun kebanggan orang Cirebon yang bergaya klasik colonial, bus medium kapasitas 29 seats milik SPA mulai berjalan, belum apa-apa salah seorang peserta sudah mengajukan request untuk mengunjungi sebuah puskesmas di daerah Gunung Jati..ah dasar dokter..tentu kami penuhi..an easy wish!!! . Maka bus langsung meluncur ke Gunung Jati, rupanya salah seorang dari mereka memang kepala puskesmas disitu..hmmm..selesai berfoto-foto, kami langsung meluncur untuk memenuhi jadwal tur yang cukup padat merayap, para pelancong ini pasti lapar, maka kami minta Pak Eka untuk arahkan kemudi menuju Nasi Jamblang Ibu Nur yang terkenal.

FKGUI 91 Tour Cirebon 23

Tak sampai 10 menit kami sudah tiba di Nasi Jamblang Ibu Nur yang terdapat di Jl.  Cangkring, Kota Cirebon, meski lokasinya dalam jalan sempit, warung nasi jamblang yang kini sudah menjelma jadi rumah makan ini selalu ramai oleh pengunjung, terutama wisatawan, baik lokal maupun interlokal, maksudnya luar negeri. Seperti siang inipun yang ramai crowded di dalam, Team Travelling Cirebon selalu bisa mencarikan kursi untuk para tamunya makan.

Setelah kenyang bersantap nasi Jl. Ki Ageng Tapa Kabupaten Cirebon, rumah kerang, sesuai namanya adalah pengrajin berbagai macam pernahk pernik dan hiasan yang berasal dari kulit kerang yang biasanya untuk kepentingan penjualan ekspor ke luar negeri, tapi uniknya, CV. Multidimensi membuat proses tersebut dipersilakan untuk ditonton umum sebagai bagian dari loka wisata Cirebon yang kaya akan keberagaman seni kerajinan tangan, CV ini juga membuat sebuah showroom dan outlet khusus untuk para wisatawan yang berminat untuk sekedar melihat-lihat hasil kerajinan kerang atau bahkan tertarik untuk membeli satuan , sebuah langkah bisnis yang bagus karena turut memajukan ikilim pariwisata Cirebon.

FKGUI 91 Tour Cirebon 31

Setelah puas melihat-lihat dan berbelanja pernahpernik dari kerang di CV Multidimensi, para pelancong ini kami ajak ke kompleks yang terkenal akan kerajinan batik Cirebon yang legendaris itu, ya, Trusmi. Batik-batik trusmi merupakan salah satu batik terbaik yang pernah dibuat dan masih terus dibuat, batik-batik Trusmi sesungguhnya sudah dipakai oleh para pembesar keraton sejak tahun 1500an dan kerap dijadikan buah tangan kepada para saudagar arab dan mesir yang sering berdagang di Cirebon pada masa itu, singkat kata Batik Cirebon sudha mulai mengisi pasar dunia dari tahun 1500an..waaw lagi!. Saat ini outlet-outlet batik berjejer di sepanjang jalan Trusmi menjajakan batik-batik terbaik mereka, tapi hanya satu outlet yang kami pilih, yaitu BATIK TRUSMI, outlet Batik Trusmi merupakan salah satu yang terlengkap, dengan konsep one stop shopping, outlet ini tak hanya menjajakan batik, tapi juga menyajikan show membuat batik tulis dengan canting dan malam, bahkan ada kelasnya sendiri untuk wistawan yang ingin belajar membatik lho.di sisi  lain, outlet ini juga menyajikan lahan parkir yang luas untuk bus dan mobil, akomodasi para supir travel dan bus membuat para driver dan tour leader betah dan nyaman berlama-lama menunggu para tamu yang menggila belanja.

FKGUI 91 Tour Cirebon 8

Hari sudah menunjukkan hampir pukul 15.00, para tamu harus dipaksa stop belanja, atau jadwal bisa berantakan, hehe.. well, kelar dari Batik Trusmi, kami langsung meluncur ke Jalan Raya Tengah Tani dimana banyak rumah makan empal gentong berjejer melambai-lambai. Setelah menimbang, maka kami memutuskan untuk menyambangi rumah makan Empal Gentong Hj. Dian, rumah makan ini memilik lahan parkir yang memadai untuk bus sehingga kami tak perlu pusing parkir di pinggir jalan, setelah memesan berbagi variasi menu, para tamu mulai menikmati santap sore mereka dengan lahap, tak perlu waktu lama, dalam setengah jam kami langsun meluncur ke objek wisata terakhir kami hari ini, yaitu tamansari goa sunyaragi yang terletak di jalan raya by pass kota Cirebon.

FKGUI 91 Tour Cirebon 36

Setelah berkendara selama 10 menit, kami tiba di Tamansari Goa Sunyaragi, setelah memesan tiket dan menyewa pemandu, para tamu saya lepas bersama pemandu yang lebih oke pengetahuannya tentang lokasi ini dibanding saya..hehe.disini pula saya bertemu dengan rekan-rekan Travelling Cirebon yang lain, rupanya mereka membawa tim dari RSCM yang tur ke Cirebon, tak tanggung-tanggung, 4 big bus mereka bawa, busnya siapa? Tentu saja..SPA.

FKGUI 91 Tour Cirebon 38

Hmmm…waktu sudah menunjukkan pukul 17.00 ketika wisata Sunyaragi selesai, masih ada satu tempat wajib kunjung sebelum para tamu kami antar pulang ke stasiun, yaitu tempat oleh-oleh, maka kami memilih toko oleh-oleh Pangestu yang tak jauh dari stasiun, tapi tak lupa sesuai reminder Ibu Prili tadi pagi bahwa ia harus di stasiun pukul 17.30, maka Ibu Prili berpisah dengan rombongan untuk menuju stasiun lebih dulu di toko oleh-oleh pangestu. Acara belanja oleh-oleh berjalan dengan lancar, sekitar pukul 18.00 kurang bus medium kami kembali meluncur menuju stasiun kejaksan untuk mengantar para tamu kembali pulang ke kota masing-masing. Well, dimana ada pertemuan selalu ada perpisahan, setelah berbincang-bincang hangat dan berpetualang seharian di Cirebon, inilah waktunya berpisah, sebuah jabat tangan  dan foto bersama senja itu mengakhiri kebersamaan kami hari itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *