Cirebon Diserbu Rombongan Senam Jakarta

Hari ini, Jum’at 15 Arpil 2016 kami mengantar 18 orang rombongan Senam Bahagia Sunter untuk melakukan Full Day City Tour Cirebon. Perjalalan dimulai pada pukul 08.00, meeting point kami di Stasiun Cirebon (Kejaksan). Dengan cuaca pagi ini yang sedikit gerimis, tak menyurutkan semangat kami untuk melanjutkan City Tour kali ini. Sebagai permulaan, pukul 08.45 kami mengantar mereka untuk sarapan Sega Jamblang (Nasi Jamblang) Ibu Nur. Selain untuk memperkenalkan kuliner khas Cirebon, sekaligus sebagai menu sarapan rombongan Senam Bahagia Sunter untuk melanjutkan ke destinasi City Tour berikutnya.

Selanjutnya pukul 10.30 WIB kami melanjutkan perjalanan ke Keraton Kasepuhan. Keraton Kasepuhan adalah Kerajaan Islam tempat para pendiri kota Cirebon, disinilah pusat pemerintahan Kesultanan Cirebon Berdiri. Halaman depan Keraton ini dikelilingi tembok bata merah yang merupakan salah satu ciri khas bangunan arsitektur kuno Cirebon. Selain itu, didalamnya terdapat pendopo-pendopo yang memiliki fungsi tersendiri. Pukul 11.30 kami keluar dari Keraton untuk berbelanja di Pasar Kanoman. Letak Pasar Kanoman ini tidak jauh dari Keraton Kanoman Cirebon. Keraton Kanoman adalah salah satu dari dua bangunan Kesultanan Cirebon. Tak butuh waktu lama untuk berbelanja di Pasar Kanoman, pukul 12.00 kami melanjutkan perjalanan menuju Gua Sunyaragi.

Gua Sunyaragi atau lebih lengkapnya Taman Sari Gua Sunyaragi adalah tempat untuk bermeditasi para Sultan Cirebon beserta keluarganya. Hal ini bisa dilihat dari nama Sunyaragi yang berasal dari bahasa Sanskerta, yaitu Sunya yang berarti sunyi dan Ragi yang berarti raga. Dapat diterjemahkan secara bebas adalah tempat untuk mensunyikan raga atau dengan kata lain bermeditasi. Pukul 12.45 kami melanjutkan perjalanan untuk makan siang di Rumah Makan Empal Gentong H. Apud. Seperti hari-hari biasanya, hari ini pun tempat ini ramai oleh penikmat kuliner Empal Gentong baik dari dalam maupun luar kota. Sekedar informasi bagi yang belum tahu, Empal Gentong adalah masakan khas Cirebon. Makanan ini mirip dengan Gulai yang dimasak menggunakan Gentong dan dipanaskan mengunakan kayu bakar.

Kenyang menyantap Empal Gentong yang nikmat itu, rombongan terpaksa harus menyudahi perjalanan untuk kembali ke Stasiun. Tapi sebelum ke Stasiun, sambil menunggu jadwal keberangkatan kereta maka rombongan mampir sejenak di wisata belanja batik khas Cirebon, yaitu Trusmi. Setelah puas berbelanja batik, rombongan mampir lagi di tempat terakhir sebelum pulang ke Stasiun, yaitu tempat oleh-oleh khas Cirebon. Tak butuh waktu lama untuk berbelanja, rombongan kembali melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Kejaksan untuk pulang kembali ke Jakarta.

Butuh Bantuan dan Informasi Lebih Lengkap ?

PT. Digital Sarana Transportasi
Hotline : 081226677805
Office : +62 231 8304274
PinBB : 5F47859D
Email : travelingcirebon01@gmail.com
Address : Pinus Street 1/31 BAS Cirebon – Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *